Lakon Tamu Agung ini mengisahkan tentang suatu daerah yang akan merayakan keberhasilan kota tersebut serta purna tugas sang pemimpin yang sudah menjabat selama dua periode. Menjelang perayaan, datang utusan dari pusat mengabarkan akan datangnya Tamu Agung tanpa menyebut sosok sebenarnya sang tamu ini. Untuk berjaga-jaga, para pejabat kota mempersiapkan segalanya supaya semua tampak beres.

Kedatangan Tamu Agung itu ternyata membuka banyak hal yang selama ini ditutupi di kota itu. Semua orang seperti ingin memanfaatkan kedatangan Tamu Agung untuk kepentingannya sendiri-sendiri. Bahkan ada yang cemas menganggap kedatangannya untuk melakukan bersih-bersih. Kepanikan ini dimanfaatkan salah satu pegawai pemerintah yang kemudian menyuruh seorang gelandangan perempuan berpura-pura sebagai Tamu Agung dan mendandaninya sedemikian rupa untuk mengelabui semua orang. Segala kekocakan peristiwa pun mulai terjadi seputar kedatangan Tamu Agung ini.

 

RAGAM

feat2011-1-maret-IK-LaskarDagelan

Yogya Pangkal Ketawa

“Saya tahu Anda sekalian menahan ketawa karena Anda mengira di masjid dilarang ketawa,” katanya lagi. Mereka mendongak ke mimbar, memperhatikan sang khatib, yang fasih menguraikan sifat Tuhan yang mahajenaka.

Mohamad Sobary

tombolselengkapnya

PANGGUNG SEBELUMNYA